Selasa, 13 Maret 2012

Indonesia Gelar Dialog Kerukunan Beragama


Indonesia Gelar Dialog Kerukunan Beragama

  • PDF
alt
JAKARTA, PedomanNEWS - Indonesia kembali menjadi tuan rumah dialog kerukunan beragama yang ke-6 ( 6th Regional Interfaith Dialogue-RID-6) yang akan berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 11-15 Maret mendatang.
Hal ini disampaikan dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh Fasilitas Media Kementerian Luar Negeri kepad PedomanNEWS Jumat (9/3)
Dalam siaran persnya kementerian Luar Negeri berharap pertemuan ini bisa menghasilkan aksi yang singkat tetapi bisa langsung dipraktikkan kepada negara peserta.
Tema RID-6 tahun ini adalah ”Strengthening Collaborative Communities to Promote Regional Peace and Security: Interfaith in Action”. Indonesia bersama negara-negara sponsor lain sepakat agar penyelenggaraan RID-6 ini dapat menghasilkan program-program kegiatan dan kerja sama yang konkret, tidak hanya sebatas dialog.
Pemerintah Indonesia akan menawarkan kepada para negara peserta untuk mengirimkan perwakilan future faith leaders (FFL) dari setiap negara untuk bergabung dalam Program Kekhususan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia tahun 2012.
Indonesia juga akan menawarkan program pelatihan bagi kalangan media dari negara peserta RID untuk dapat memahami isu-isu yang mengedepankan toleransi serta rasa saling memahami dan menghargai antarumat beragama.
Sebagaimana tema RID-6 tahun ini, para peserta FFL diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi terciptanya perdamaian dan keamanan di kawasan melalui berbagai aktivitas, termasuk penanganan konflik dan mediasi.
Selain itu dalam pertemuan ini juga diharapkan akan terwujud jurnalisme damai (peace journalism) serta pemahaman bahwa mereka memiliki andil besar dalam terwujudnya harmoni antarperadaban.
RID sebelumnya diselenggarakan di Yogyakarta, Indonesia (2004); Cebu, Filipina (2006); Waitangi, Selandia Baru (2007); Phnom Penh, Kamboja (2008); dan Perth, Australia (2009).
RID terselenggara berkat kerja sama Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Agama RI. Acara ini diikuti oleh Indonesia, Australia, Selandia Baru, dan Filipina, serta diikuti para peserta dari Brunei, Kamboja, Fiji, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.
Rhesa Ivan Lorca

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar