Rabu, 14 Maret 2012

Tahun Baru, KBRI Islamabad Gelar Seni Budaya Bersama Masyarakat Indonesia


Berita Perwakilan

KBRI Islamabad

Tahun Baru, KBRI Islamabad Gelar Seni Budaya Bersama Masyarakat Indonesia

03 Januari 2012
Menutup tahun 2011, pada tanggal 31 Desember 2011 KBRI-Islamabad telah menyelenggarakan “Pergelaran Seni Budaya Bersama Masyarakat Indonesia” di Aula Budaya Nusantara. Pergelaran yang dibawakan oleh keluarga staf KBRI-Islamabad tersebut telah dihadiri oleh sekitar 150 masyarakat Indonesia, mahasiswa Indonesia yang belajar di Pakistan maupun masyarakat Pakistan yang sudah mengenal atau ingin mengenal Indonesia. Acara yang dimulai tepat pukul 20.00 waktu setempat diawali dengan makan malam bersama dengan menu masakan Indonesia yang menggoyang lidah dan menghilangkan kangen atas cita rasa masakan Indonesia bagi semua yang hadir. 

Duta Besar RI-Islamabad pada kesempatan tersebut menyampaikan sambutan yang pada intinya mengajak semua home staff dan lokal staff dan seluruh WNI di Pakistan khususnya di Islamabad, untuk mensyukuri tahun 2011 yang atas berkat rahmat Allah Swt telah dilalui dengan hasil cukup membanggakan dan menyongsong tahun 2012 dengan semangat baru dan harapan baru untuk bekerja lebih tekun, dengan kerja keras dan kerja cerdas dengan mengedepankan komunikasi dan kerja sama lebih erat demi mengemban tugas yang diamanatkan bangsa dan negara sehingga akan mendapatkan hasil lebih baik di tahun 2012. 

Duta Besar RI-Islamabad dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sekilas mengenai raihan diplomasi bilateral sepanjang tahun 2011 dengan Pakistan di bidang politik-ekonomi-sosial budaya diantaranya: penandatanganan MOU kerjasama IPB dengan UAF, penampilan Tim Seni dan Budaya dari Indonesia di PNCA, Islamabad dan di Lahore, kota budaya Pakistan; selanjutnya menjadi tuan rumah Penaikan Bendera Asean pertama di Islamabad; Repatriasi gembong teroris Umar Patek; memfasilitasi dan mendorong Sidang TNC ke 8 yang berhasil mencapai kesepakatan penandatanganan Preferential Tariff Agreement (PTA) yang telah mengalami deadlock selama tujuh putaran perundingan dan mengalami kebuntuan selama 5 tahun terakhir, pembentukan Pakistan-Indonesia Business Forum (PIBF) serta Seminar mengenai hasil penelitian pohon trembesi kerjasama antara KBRI-Islamabad dengan PMAS-AARID University. Sebagai catatan bahwa DWP KBRI-Islamabad sebagai mitra KBRI telah menanam sekitar 3000 anakan pohon trembesi di Pakistan khususnya di Provinsi Punjab. 

Duta Besar RI-Islamabad melanjutkan bahwa dalam rangka menunaikan misi perwakilan berupa pembinaan hubungan baik dengan Pakistan; Meningkatkan citra positif Indonesia di mata negara akreditasi, meningkatkan ekonomi dan perdagangan; promosi budaya dan wisata; dan tak kalah pentingnya pelayanan dan perlindungan kepada seluruh WNI dan Badan Hukum Indonesia di wilayah akreditasi yang menjadi panduan misi Perwakilan akan dapat dicapai dengan kerja sama dan kontribusi semua pihak. 

Acara Pergelaran Seni Budaya Indonesia menyongsong tahun baru 2012 dikemas dengan nuansa tradisional dan modern yaitu dengan menampilkan pertunjukan Sambrah-Ketoprak, dengan mengadaptasi kisah klasik Ramayana dengan lakon “Cinta Segi Tiga, Emas”. Cerita yang mengangkat drama sekaligus melibatkan unsur komedi dengan tokoh utama Sri Rama-Dewi Shinta- Raden Lesmana ini dibawakan oleh tim yang melibatkan home staf dan lokal staf dan mengundang senyum lebar para undangan dan hadirin semua. 

Dilanjutkan dengan penampilan para pelajar puteri unjuk kebolehan tarian “Bajing Luncat” asal Jawa Barat dengan koreografi yang memukau para hadirin dengan gerakan lincah, anggun dan menggoda imajinasi penonton. Selanjutnya “Tarian Reog” kreasi Bagong Kusudiarjo yang diadaptasi dari Tari Reog Ponorogo dimainkan secara apik oleh para para putera home staf dan lokal staf yang tampil berpartisipasi memeriahkan acara pergelaran lepas-sambut Old&New 2011-2012.. 

Acara juga diisi dengan permainan/games Kim kosong-kosong, dimana kedua pihak antara kaum Bapak di satu pihak dan Kaum Ibu mendapatkan hasil skor sama 2-2 untuk permainan ini. Tidak mau ketinggalan Ibu-ibu dari Dharma Wanita Persatuan KBRI-Islamabd ikut unjuk kebolehan menampilkan tarian Poco-poco dan mengajak para suami untuk ikut bergoyang mengikuti irama dan gerak tari Poco-Poco asal Manado. 

Selain itu penampilan tarian “Kantata Taqwa” yang mengandung filosofi kebaikan akan menang melawan kejahatan dibawakan dengan rapi dan sempurna oleh putera dan puteri home staf dan lokal staf turut memeriahkan pergelaran budaya dimaksud. Di akhir penampilan pergelaran Duta Besar RI-Islamabad beserta Ibu Butar Latuconsina berkenan menyampaikan kenang-kenangan kepada seluruh pengisi acara berupa bunga mawar dan bingkisan. Acara Pagelaran ditutup dengan Do’a menyambut tahun baru 2012 dan mendendangkan Lagu berjudul “Kemesraan” bersama-sama dengan saling bergandeng tangan dan ditutup dengan ucapan selamat tahun baru dan saling bersalaman dengan seluruh hadirin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar