Selasa, 20 Maret 2012

Mutu Pendidikan Banten Masuk 10 Besar Nasional


Mutu Pendidikan Banten Masuk 10 Besar Nasional

Thursday, 12 January 2012, 7:44
mutu-pendidikanLebak| Mutu pendidikan di Provinsi Banten masuk 10 besar tingkat nasional berdasarkan hasil nilai ujian nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Kita bangga mutupendidikan di Provinsi Banten cukup baik dan masuk 10 besarnasional,” kata Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Banten Muhammad Nur pada acara seleksi kepala sekolah di Rangkasbitung, Selasa (12/01/2012).
Ia mengatakan, selama ini mutu pendidikan di Provinsi Banten cukup baik berdasarkan nilai rata-rata hasil ujian nasional yang diikuti siswa SMP/MTs dan SMA/SMK/MA.
Pencapaian nilai UN di Banten menunjukkan keberhasilan pendidikan di daerah ini dan membanggakan pemerintah dan masyarakat, apalagi masuk 10 besar nasional.
“Saya yakin mutu pendidikan di Banten akan semakin baik ke depan, bahkan bisa masuk lima besar nasional,” katanya.
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten cukup besar mengalokasikan dana untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai pelatihan guru agar kompetensinya semakin baik .
“Pendidikan tidak lepas dari kompetensi guru, karena itu guru harus memiliki empat kompetensi dasar sebagai syarat tenaga pendidik, yaitu ilmu pedagogik, perilaku, akademisi dan profesional,” katanya.
Keempat kompetensi itu wajib dimiliki setiap guru untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Sejauh ini, kata dia, sebagian besar guru di Provinsi Banten sudah memiliki empat kompetensi dasar karena mereka sudah menempuh sarjana kependidikan. Apabila guru tidak memiliki kompetensi dasar dipastikan pencapaian nilai UN relatif rendah.
“Saya kira pendidikan di Banten masuk 10 kelompok terbaik di tingkat nasional karena keberhasilan guru sebagai tenaga pendidik,” katanya.
Kepala Bidang TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Hj Yudawati mengatakan, selama ini kinerja guru cukup bagus, mulai dari tingkat kehadiran, disiplin hingga kompetensi guru.
“Guru harus bersikap profesional dengan tugas utama mendidik dan mengajar untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Dengan guru profesional itu dapat melahirkan anak-anak bangsa yang pandai,” katanya.
Ia menambahkan, guru dituntut bekerja secara profesional saat menyampaikan pembelajaran di ruang kelas, membimbing anak didiknya, serta menjadikan dirinya sebagai teladan bagi masyarakat.
Menurut dia, pihaknya memberikan apresiasi terhadap guru di Kabupaten Lebak karena banyak anak didiknya yang meraih prestasi di tingkat provinsi, nasional hingga internasional pada lomba karya ilmiah remaja, bidang sains, matematika, dan kompetensi siswa lainnya.
“Pemerintah daerah merasa bangga Muhammad Faruk siswa SDN 1 Rangkasbitung meraih penghargaan pada lomba matematika di India dan dua siswa SMAN Malingping meraih penghargaan di Amerika Serikat pada lomba karya ilmiah remaja,” katanya.
Ia mengatakan, prestasi ini tentu tidak lepas dari peran guru yang mendidik anak didiknya dengan cara profesional. @Ant

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar