Minggu, 15 April 2012

Mempromosikan Batik Batang


SUARA PANTURA
12 April 2012
Kiye Lakone
Mempromosikan Batik Batang
 0
 
  13
BATIK Batang memiliki corak dan motif bervariatif, serta tidak kalah menarik dengan batik-batik dari daerah lain. Ke­bangkitan Batik Batang kembali digelorakan oleh Bupati Yoyok Riyo Sudibyo-Sutadi, agar dapat dikenal lebih luas.   
”Saya siap promosikan Batik Batang hingga go Nasional, bahkan dunia. Karena Batik Ba­tang memiliki corak dan motif khas, dan berani bersaing de­ngan batik dari daerah lain,” kata Isti Dwi Hayati, model asal Kota Bawang Brebes usai mengikuti peragaan busana Batik Batang di rumdin Bupati Batang, baru-baru ini.

Menurutnya, Batik Batang lebih modern, desain gambarnya bagus, termasuk motif dan coraknya. Ada motif Batik Batang jenis Gring­singan, Kawung, Sekar Jagad, Kawung Kecik, Lung-lungan, serta motif Batik khas Batang lainnya. Belum lagi Pemkab, akan mengembangkan Batik Batang warna alam pedesaan di Desa Sodong, Wono­tunggal. 
Perempuan kelahiran 25 Desember 1987 itu mengaku sangat terpesona dengan Batik Batang.

 ”Saya mendukung Batik Batang dibangkitkan, karena banyak potensi yang meski bisa digali,” tutur mahasiswi UPS Tegal, Fakultas Manajemen Ekonomi, semeter VI. 

Dalam setiap momen, seperti fashion show, ia kerap kali mengenakan batik. Baik dibuat baju gaun, gamis, busana muslim, dan lain sebagainya. Bungsu dari lima bersaudara pasangan almarhum Rustono-Salamah, itu sangat setuju upaya pelestarian batik. Apalagi batik ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO. (Kuswandi-48)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar