Sabtu, 28 April 2012

Komisi IX Minta SBY Selektif Pilih Menkes


Komisi IX Minta SBY Selektif Pilih Menkes
Headline
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Agus Rahmat & Ajat M Fajar
nasional - Sabtu, 28 April 2012 | 05:12 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Kemunduran Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih karena sakit menuai penghargaan dari sebagian pihak. Namun kasus ini hendaknya menjadi pelajaran bagi presiden dalam memilik menteri di kemudian hari.

"Karena dia (Menkes) sadar bahwa jadi menteri itu dibayar dengan uang rakyat. Tidak bisa maksimal maka lebih baik konsentrasi dengan kesehatannya, maka dia mengundurkan diri, itu saya hormat," ujar Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, di Jakarta, Jumat (27/4/2012).

Menurutnya, disisi lain, kemunduran Endang sebagai Menkes patut menjadi pelajaran bagi presiden dalam menentukan dan memilih menteri-menterinya. Pasalnya menjadi pejabat negara itu harus memiliki kesehatan yang baik untuk menopang tugas-tugas negaranya.

"Kanker kan pnyakit tahunan kok lolos berarti itu kan kecerobohan
SBY, kenapa SBY? karena itu kan domainnya SBY. Jadi menkes tidak melewati tahapan pemeriksaan kesehatan, ternyata harus menangan kesehatan nasional ini energi yang luar biasa, orangnya mobile bu Endang ini tapi tidak tahan fisiknya," ungkapnya.

Lebih lanjut Rieke menambahkan, tidak selektifnya presiden ditunjukan juga dengan diangkatnya beberapa Wakil Menteri (Wamen) dibeberapa Kementerian. Sebab seharusnya tidak perlu ada Wamen karena di sebuah Kementerian itu ada pejabat seperti Dirjen-dirjen yang bisa membatu tugas menteri.

"Saya pikir memang sudah diantisipasi pengangkatan wamen di sebuah departemen, padahal saya sendiri kan memang tidak setuju pembentukan. tapi saya pikir kalau di Depkes sudah berpikiran lain. Padahal di Depkes sudah ada bagian Dirjen-dirjen yang tinggal dimaksimalkan saja," tandasnya.[jat]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar