Kamis, 26 April 2012

Kunker Dewan Brebes

Pontianak Post

Kamis, 26 April 2012 , 08:39:00
 
SEDIKITNYA 18 anggota dewan diikuti Pansus LKPJ  asal  Kabupaten Brebes melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kubu Raya, Rabu (25/4). Kunjungan tersebut  dalam rangka melihat langsung bagaimana komposisi APBD Kubu Raya Tahun Anggaran 2012 yang membagi secara adil antara belanja langsung dan tidak langsung. 

”Antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun dan mensahkan APBD lebih pro rakyat. Kita apresiasi komposisi APBD Kubu Raya Tahun Anggaran 2012,” kata Ketua rombongan yang dipimpin langsung Ketua DPRD Brebes, DR Illia Amin, MM,Pd.Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Ir. Usman yang menerima rombongan tidak sendirian.  Usman didampingi Wakil Ketua Musni Khalib para anggota Muhaini, Jauhari, Syaiful Anwar, Syahdan, Makhsudi, dan Abdul Rani.

Kata Usman pembentukan Kubu Raya merupakan aspirasi dari masyarakat bawah. Pada saat itu tidak ada kepentingan pribadi, golongan, maupun kelompok. “Semua masyarakat di Kubu Raya menginginkan dimekarkan agar adanya pemerataan pembangunan," ujarnya.  Menurutnya dikala itu semua unsur elemen masyarakat saling mendukung dan bersama-sama berjuang tanpa pamrih membentuk Kabupaten Kubu Raya di tahun 2007. Kalau dihitung sekarang, usia kabupaten terbungsu di Kalbar ini sudah menginjak hampir lima tahun. “Rinciannya adalah jumlah penduduk lebih dari 500 ribu jiwa. Mereka tersebar di 110 desa dan 9 kecamatan," jelas Usman.

Politikus yang juga Ketua Partai Demokrat Kubu Raya ini menambahkan APBD Kubu Raya Tahun Anggaran 2012 lebih dari Rp800 miliar. Komposisinya adalah 51,64 persen sebagai belanja langsung. Sedangkan sisanya 48,36 persen merupakan belanja tidak langsung. "Pendapatan kita dalam setahunnya sekitar Rp55 miliar. Kebetulan juga Senin kemarin Bapak Bupati sudah menyampaikan Lkpj. Dan sekarang sudah masuk dalam pembahasan pansus," katanya kembali.

Terhadap penjelasan tersebut Ketua DPRD Bebes Provinsi Jawa Tengah, DR. Illia Amin, MM,Pd menyatakan salut dengan Kubu Raya yang masi baru. "Kami kabupaten yang sudah lama saja untuk komposisi APBD sekitar 70 berbanding 30. Total nilai APBD mencapai Rp1,2 triliun. Dengan kondisi tersebut ternyata membuat kami sulit membangun infrastruktur,"  ujarnya.

Ia menyampaikan dengan kondisi diatas, jumlah penduduk Kabupaten Brebes lebih dari 1,4 juta atau tiga kali lipat dari Kubu Raya. Untuk akses antara satu desa dengan desa lain masih sangat terlalu jauh sehingga terkadang sulit terjangkau. Makanya ada rencana bagian Kabupaten Brebes dimekarkan menjadi kabupaten baru lagi. "Untuk itu kedatangan kami ke sini belajar dari Kubu Raya tentang proses pemekaran. Mudah-mudahan bisa menjadi acuan kami di sana untuk mencobanya," katanya.(den)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar