Sabtu, 28 April 2012

Tinggalkan Barca

Suara Merdeka

28 April 2012
Tinggalkan Barca
 0
 
  0
image
BARCELONA - Pep Guardiola akhirnya memutuskan mundur sebagai pelatih Barcelona begitu musim ini berakhir. Keputusan itu disampaikan Presiden Barca, Sandro Rossell, dalam konferensi pers di Camp Nou, Jumat (27/4) malam WIB. “Pep Guardiola tidak akan melanjutkan tugasnya sebagai pelatih pada musim depan,” terang Rossell.

Setelah Rosell selesai bicara, Guardiola baru membuat pernyataan. Ia mengenakan sweater berwarna abu-abu dengan kemeja putih di dalamnya.

Dengan tenang, ia menyampaikan alasannya dalam bahasa Catalan. Selain pers, beberapa pemain Barcelona juga mendengarkan sang pelatih berbicara. Mereka antara lain Carles Puyol, Xavi Hernandez, Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Cesc Fabregas.

“Saya meminta maaf atas segala kebingungan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Saya selalu menginginkan kontrak jangka pendek karena tuntutan di Barcelona begitu besar,” terangnya.

Sejatinya, pihak klub sudah berusaha menahan pelatih berusia 41 tahun itu agar tidak mundur. Bahkan, Guardiola dikabarkan sempat ditawari cek kosong dalam pertemuan dengan Rosell dan petinggi-petinggi El Barca lain.

Namun, ia tetap menolaknya. Ia menilai bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk mundur. “Sekarang kami sudah gagal di dua kompetisi besar. Ini adalah saat yang tepat untuk mengumumkannya,” katanya.

Selama empat tahun melatih Carles Puyol dkk, Guardiola sudah memberikan tiga buah gelar juara La Liga, dua gelar Liga Champions, dua gelar Piala Super Eropa, dua gelar Piala Dunia Antarklub, tiga gelar Piala Super Spanyol, dan sebuah gelar Copa del Rey.

Pelatih Baru

Guardiola masih mungkin menambah persembahan trofinya untuk Barca jika sukses memenangi Copa del Rey musim ini. Itu akan menjadi laga terakhirnya bersama klub.

Selama melatih Barca, Guardiola juga menorehkan persentase kemenangan di liga sebesar 76,4 persen. Jumlah itu jauh lebih besar dari pendahulunya, Frank Rijkaard, yang hanya 58,9 persen.

Pihak klub tidak perlu waktu lama untuk mencari pengganti Guardiola. Mereka langsung menunjuk Tito Vilanova sebagai pelatih baru pada musim depan. Dia akan langsung bekerja begitu Guardiola mengakhiri tugasnya akhir musim ini.

Penunjukkan Vilanova ini seperti meneruskan tradisi Barca dalam empat tahun terakhir. Klub selalu menunjuk orang dalam sebagai pelatih. Sebelum menangani tim senior, Guardiola merupakan pelatih Barcelona B. “Kami memilih Tito Vilanova karena dia mempresentasikan ide dan image (tim ini),” tutur Direktur Olahraga Barca, Andoni Zubizarreta, seperti dilansir Reuters.

Vilanova merupakan asisten Guardiola sejak melatih klub Catalan itu empat tahun lalu. Kesuksesan pelatih berkepala plontos itu memberikan 13 gelar untuk Los Cules, dianggap tak lepas dari peran pria yang tenar usai insiden dengan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, di Piala Super Spanyol lalu.

“Anda bisa mengharapkan yang terbaik dari Tito. Ia tak sekadar punya kemampuan, tapi para pemain juga mengenalnya. Aku pikir klub sudah membuat pilihan yang sangat tepat,” ujar Guardiola.

Bagaimana kelanjutan karier Guardiola? Untuk saat ini, dia mengaku ingin istirahat dulu dari dunia sepak bola. Dia tak ingin melatih klub mana pun dulu. “Saya tak ingin melatih dulu untuk saat ini. Saya ingin istirahat dan menjauh dari semuanya. Akan menjadi ide yang buruk jika saya memilih untuk melanjutkannya,” tegas Guardiola. (rtr, H13-73)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar