Senin, 30 April 2012

Kilas Ekonomi Kedaulatan Pangan Harus Direalisasikan


Kilas Ekonomi
Kedaulatan Pangan Harus Direalisasikan


Senin, 30 April 2012
JAKARTA (Suara Karya): Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mendesak pemerintah tidak hanya mewujudkan ketahanan pangan, tetapi juga kedaulatan pangan. Tentunya dengan cara memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri. Ketua Umum HKTI Oesman Sapta mengatakan, untuk meningkatkan produksi pertanian, khususnya tanaman pangan, pemerintah perlu menerapkan 5 S, yakni strategi, struktur, skill (keahlian), sistem, dan speed (kecepatan pencapaian) yang baik. "Hingga saat ini angka impor pangan Indonesia masih tinggi," kata Oesman Sapta di sela acara HUT ke-39 HKTI dan diskusi bertajuk "Kedaultan Pangan Indonesia" di Jakarta, pekan lalu.
Sementara itu, Ketua Harian HKTI Sutrisno Iwantono mengatakan, setiap tahunnya Indonesia mengimpor produk pertanian senilai 16 miliar dolar AS. Ada perbedaan antara ketahanan pangan dan kedaulatan pangan. Konsep ketahanan pangan terkait tersedianya pangan dalam jumlah, waktu, lokasi, dan harga yang tepat, namun tidak memedulikan asal pangan, baik dari dalam negeri ataupun impor. Sedangkan dalam konsep kedaulatan pangan, kebutuhan pangan di dalam negeri harus tersedia dalam jumlah, waktu, lokasi, dan harga yang tepat. Namun harus dipenuhi dari produksi dalam negeri. Kedaulatan pangan penting untuk direalisasikan agar Indonesia tidak kehilangan devisa untuk mengimpor pangan. Selain itu, Indonesia juga tidak tergantung kepada negara lain serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani.(Andrian)
CKM Fokus Rekrut TK untuk Dalam Negeri
SEMARANG (Suara Karya): Jawa Tengah menjadi sasaran bidikan para pemasok tenaga kerja (TK) untuk dalam negeri. Setidaknya ini dilakukan oleh PT Citra Kartini Mandiri (CKM) yang khusus pada perekrutan tenaga kerja untuk dalam negeri. Belakangan, CKM melakukan sosialisasi, sekaligus pembukaan kantor cabang di Kabupaten Semarang, Batang, Rembang, Jepara, dan Pati di Jawa Tengah. Sebelumnya dilakukan di Kabupaten Kendal, Banyumas, Brebes, Tegal, dan Banjarnegara. "Sampai Juni-Juli 2012 nanti, kami menargetkan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah ada cabang Citra Kartini Mandiri," kata Direktur Utama CKM Wahyu Edi Wibowo saat melakukan sosialiasi di Kabupaten Jepara, pekan lalu.
Seperti diketahui, selain merekrut tenaga kerja untuk pembantu rumah tangga (PRT), CKM juga menyalurkan tenaga pengasuh bayi, anak-anak dan lanjut usia (Lansia). Oleh Ditjen Binapenta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), CKM diberi kuota penempatan sebanyak 2.050 tenaga kerja asal Jawa Tengah. "Perekrutan tenaga kerja untuk luar negeri sekarang sudah tidak menarik lagi, terutama setelah dilansirnya berita-berita miring tentang perlakuan terhadap TKI di luar negeri. Ini sebabnya CKM yang pernah pula menyalurkan TKI untuk penempatan ke Hong Kong maupun Malaysia kini beralih sebagai agen pemasok tenaga kerja untuk dalam negeri, khususnya untuk rumah tangga kelas menengah ke atas," ucapnya. (Wahyudi)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar