Minggu, 12 Februari 2012

Empati adalah sebuah kewajiban

empati adalah sebuah kewajiban

pada Juli 15, 2009
Setiap perjalanan dimanapun aku pasti menyepatkan diri kemanapun berada.Ya bisa di terminal , stasiun kalo kebandara jarang seeh.dan setiap perjalanan aku sering mampir ke sebuah masjid. selalu saja ada kisah-kisah ya mungkin bagi kawan2 sering menjumpai hal ini. ada yang kehabisan duit,karena kecopetan , ada yang kehabisan karena memang tak cukup duitnya karena perjalanan, ada juga ada hal yang tidak di perkirakaan sebelumnya sehinga dokatnya abis. Biasanya aku selalu menegur mereka satu-satu yee kaya bos aja mau kasih duit. Ya tak ada salahnya aku pikir.  Biasa kami mengobrol dengan sapaan yang akrab dan berakhir dengan senang hati juga. Memang saat ini banyak juga seeh menipu dengan berbagai cara , tapi memang apakah kita pantas mevonis bahwa mereka itu adalah penipu apalagi di masjid lagi. Minimal kalo kita tak mampu memberi ya minimal kita berempati.

Empati adalah : Kemampuan memahami orang lain , seolah kita menjadi dirinya.

Pada saat ini banyak juga saudara-saudara kita cuek, alias masa bodo terhadap teman-teman kita ini. naah sekarang pertanyaannya dimana nurani kita bila memang orang tersebut memang kehabisan uang, dan mereka tak punya saudara , keluarga ataupun kenalan. Ya biasanya mereka banyak juga dari kampung. Apakah kita tidak terpikir bahwa mereka belom makan, lhaah kalo belom makan gimana tuh? laparkan kalo lapar gimana coba, apa nanti ga sakit apa, kalo sakit gimana wah bisa sekarat lah akhirnya kan death alias mokat kan ya, ya mati dah anak orang(kata2 yang terakhir ini banyak terdengar ketika seseorang mau di bacok atau dipukulin di jalanan ato ada yang tabrakan iya kan) nah untuk menghindari itu semua kita jangan sampai miskin empati.

Miskin empati adalah : Ketidak mampuan memahami orang lain

Tak ada salahnya kita berbagi untuk bercerita keadaan, memahami apa yang menjadi masalahnya, mendengar keluahan-keluhannya serta bertanyalah kalo mampu sedeti-detilnya dan bila kita tekah mendegar banyak dengan antusias tanpa dan jangan bertanya seperti mengintrograsi ya. Maka kita akan mampu ini orang mau nipu ato memang sedang butuh pertolongan dari mendengar dan kita bertanya dengan seperti mengobrol saja maka kita akan tau inti empati di maksud.

Inti Empati adalah :Kemampuan memahami jalan pikiran ,argumentasi dan apresiasi orang lain
aku pikir tak ada salahnya untuk melihat, mendengar dan kita rasa sehinga kita merasa orang lain bukansiapa-siapa .mereka itu saudara – saudara kita, sahabat, iya ga. dan mari jauhkan Arogansi terhadap orang tersebut.yang pasti aku yakin sahabat blogger tidak akan arogan dan pasti akan membantu iyakan.

Arogansi adalah : Sifat yang mengangap dirinya lebih tinggi dan meremehkan orang lain serta    adanya perasan bangga,  takabur, dengan diri sendiri.

oke kawan apakah anda pernah mengalami hal yang serupa? berceritalah dengan kami.dan bagaimana trik saudara mengindetifikasi mereka itu penipu atau  mereka membutuhkan pertolongan kita sahabat, sebab ada dianatara mereka malu untuk mengatakannya. Maaf  Sahabat – sahabat blogger ini mah cuma curhat di malam hari saja , bukan untuk mengurui atau apa . Terimakasih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar