Senin, 27 Februari 2012

Pok, Pek, Prak Modal Dasar Entrepreneur Sunda

Usep Romli: Pok, Pek, Prak, Modal Dasar Entrepreneur Sunda

16 Februari 2012 15:46:53 0Penulis : rep-apun
BANDUNG – Dalam budaya Sunda dikenal istilah Pok, Pek, Prak. Menurut Budayawan Usep Romli HM, istilah kearifan lokal itu sudah dikenal masyarakat Sunda sejak lama. Istilah Pok yang berarti ucapan, Pek, bahan garapan, dan Prak yang berarti pelaksanaan nyata itu, mengajarkan pada masyarakat Sunda agar tidak hanya pandi berbicara atau membuat konsep, tetapi juga pandai mecari bahan dan langsung dikerjakan. Hal itu diungkpakn Usep Romli HM dalam Lokakarya tentang nilai-nilai ke-Sundaan sebagai uapaya membangkitkan etos kewirausahaan, di RM Ponyo Cibiru, Kamis (16/2).
“Karuhun Sunda sejak dulu sudah mengajarkan dasar-dasar kewirausahaan itu, yang mengharuskan manusia Sunda tidak hanya pandai bicara konsep, tetapi juga piawai dalam mengimplementasikan konsep itu sendiri. Bila itu bisa dijalankan, maka akan lahir wirausahawan-wirausahawan Sunda yang tangguh” ujar Usep.
Namun sayangnya menurut Usep, kekayaan kearifan lokal seperti itu kini  tergerus dampak negative dari penetrasi budaya, ekspansi ekonomi dan agresi pilitik yang mengarak kepada kepentignan-kepentingan eksternal.
“Sayangnya, kearifan lokal seperti itu, dan tentu saja masih banyak lagi, kini sudah tergerus oleh derasnya arus globalisasi, terutama efek negatirnya. Maka dari itu, sebaiknya ada orang-orang yang terus menggali kearifan lokal itu untuk dijadikan modal dasar kewirausahaan” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar