Sabtu, 18 Februari 2012

Konflik Ambon Sisakan 10,72 Hektare Lahan Rsak

15 Februari 2012 | 07:51 wib
Konflik Ambon Sisakan 10,72 Hektare Lahan Rusak
 
 

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com -
Konflik sosial di Kota Ambon tahun 1999-2003 telah menyebabkan banyaknya pemukiman penduduk dan lahan terbangun lainnya mengalami kerusakan. Dari total kerusakan itu, pada tahun 2002 seluas 261,51 ha. Namun hingga pada tahun 2009 telah mengalami pengurangan hingga tersisa 10,72 ha atau mengalami pengurangan sekitar 250,79 ha.
Dari pengurangan lahan itu sebagian besar dialihfungsikan untuk pemukiman seluas 183,73 ha dan sebagian besar terdapat di Desa Hatiwe Kecil, Pandan Kasturi, Waihoka, Poka dan Desa Rumah. Hal itu dikemukan oleh dosen Geografi FKIP Universitas Pattimura Ambon Mohammad Amin Lasaiba, dalam ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Geografi UGM.
Menurutnya, disebutkan lahan pertanian yang dahulunya terbengkalai akibat konflik sosial telah mengalami peningkatan pemanfaatan lahan yaitu untuk perkebunan dengan luas 71,90 ha dengan tegalan seluas 26,58 ha dan sebagian besar terdapat di Hatiwe Kecil, Soya dan Batu Merah. Dari penggunaan perkebunan itu sebagian besar dialihfungsikan untuk pemukiman seluas 59,34 ha, dan tegalan menjadi pemukiman seluas 19,71 ha.
Dalam pemaparannya, ditegaskan pengurangan penggunaan lahan itu disebabkan kondisi keamanan Kota Ambon yang mulai semakin kondusif sehingga berbagai kegiatan pemukiman mulai dikembangkan dan begitu juga program penanganan perumahan pengungsi yang banyak menempati areal lahan bekas kerusakan.
Lebih jauh dia menambahkan, terciptanya stabilitas sosial dan keamanan di Kota Ambon pasca konflik terjadi migrasi penduduk dari desa ke Kota Ambon. Kenyataan itu menyebabkan terjadinya peningkatan penduduk yang terus meningkat pasca konflik sosial yakni rata-rata 3,43% pada tahun 2008 yang diatas pertumbuhan penduduk nasional 2,6% per tahun.
Namun bila dibandingkan selama terjadi konflik 1999-2003 yang mengalami penurunan angka pertumbuhan penduduk yang hanya 1,91%. "Hal ini disebabkan para pengungsi telah kembali dari berbagai tempat pengungsian baik di dalam maupun di luar kota Ambon," katanya.
( Bambang Unjianto / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar