Jumat, 13 April 2012

Lestarikan Budaya lewat Wayang Anak

Lestarikan Budaya lewat Wayang Anak

Selasa, 24 Januari 2012 - 17:50 wib
Pasha Ernowo - Okezone
Wayang orang anak-anak (Foto:e-wonosobo)
Wayang orang anak-anak (Foto:e-wonosobo)
Pengenalan budaya lewat wayang bisa dilakukan sejak dini. Alasannya, generasi muda kini lebih mengenal budaya luar negeri ketimbang negeri sendiri.

Head of Public Relations Blue Bird Group Teguh Wijayanto mengatakan, ini adalah saat yang paling tepat mengenalkan budaya wayang orang kepada anak-anak. Apalagi, seni budaya wayang orang mulai ditinggalkan generasi muda. Salah satunya lewat pertunjukan wayang orang “Wahyu Makutarama” yang dihelat Blue Bird Group.

"Di negara kita sudah jarang yang menggelar cerita wayang orang. Untuk itu, wayang orang perlu dikenalkan kepada anak-anak sebagai generasi penerus," ujar Teguh sebelum pementasan wayang orang “Wahyu Makutarama” di Jakarta, belum lama ini.

Teguh mengungkapkan, pendukung acara adalah anak-anak berusia paling muda 3,5 tahun. Anak-anak dilibatkan agar lakon yang dibawakan akan mudah dimengerti.

"Dengan mengadakan pementasan wayang orang yang mudah dimengerti anak, maka membuat minat anak-anak terhadap budaya wayang akan tergali dengan sendirinya," ungkapnya.

Sementara Ketua Umum Paguyuban Satya Budaya Indonesia dan CEO Blue Bird Group Endang Basuki Purnomo mengatakan bahwa pementasan wayang orang bisa dikatakan sebagai pertunjukan lintas generasi dan pelestarian budaya wayang.

“Niat tersebut tidak lepas dari keinginan untuk mengharumkan nama bangsa dan melestarikan kebudayaan bangsa yang sudah hampir punah ini,” tutupnya.
(ftr)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar