Jumat, 02 Maret 2012

Setu Babakan, Benteng Perkampungan Budaya Betawi

Setu Babakan, Benteng Perkampungan Budaya Betawi


null
BERITAJAKARTA.COM — 26-06-2011 21:11
Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan merupakan suatu pemukiman yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta sebagai tempat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi secara berkesinambungan. Perkampungan yang terletak di Kelurahan Srengsengsawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini juga sebagai salah satu objek wisata menarik untuk dikunjungi para wisatawan. Sebab, para pengunjung dapat menikmati suasana khas perkampungan atau menyaksikan sajian secara langsung seni budaya Betawi di perkampungan ini.

Masih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-484 kota Jakarta, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan menampilkan berbagai kesenian dan adat istiadat Betawi. “Tempat ini harus bisa mempertahankan dan melestarikan budaya Betawi, sehingga budaya kita tidak punah,” ujar Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Jakarta Selatan, Jayadi, saat berkunjung ke Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Minggu (26/6).

Jayadi juga menjelaskan, Dari perkampungan budaya inilah, nantinya akan bisa membentuk karakter Kota Jakarta secara keseluruhan. Karena warga serta pihak luar, akan melihat bagaimana sesungguhnya keindahan dan keramahan masyarakat ibu kota negara ini sesungguhnya. “Ini akan menjadi daya tarik bagi Jakarta, dan menjadikan Jakarta sebagai kota yang berbudaya. Selain itu, kondisi di sini tentu sangat ramah lingkungan, asri, dan nyaman bagi siapapun yang mengunjunginya,” katanya.

Pantauan beritajakarta.com, Minggu (26/6), menjelang sore hari, pengunjung yang datang ke Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan terus memadati lokasi tersebut. Kebanyakan dari pengunjung merupakan keluarga. Hari itu, antusias terlihat di panggung utama yang menampilkan kesenian musik khas Betawi, Gambang Kromong.

Zenni salah satu pengunjung menuturkan, dirinya sengaja datang ke Setu Babakan untuk berekreasi mengisi liburan. Bukan hanya itu, dirinya juga ingin memberikan sosialisasi kepada keluarganya tentang ragam budaya Betawi. “Datang ke sini karena kebetulan saya libur, sekaligus mengajak ponakan-ponakan jalan-jalan. Selain rekreasi, juga bisa melihat kebudayaan Betawi yang ditampilkan di sini,” ujarnya.

Disini, para pengunjung tidak hanya melihat pertunjukan kesenian Betawi. Pengunjung juga bisa mencicipi kuliner khas Betawi seperti, kerak telor dan bir pletok. Selain itu, di perkampungan ini juga telah tersedia studio foto, di mana pengunjung dapat berfoto menggunakan busana adat khas Betawi dengan lokasi pemotretan yang disesuaikan dengan keinginan pengunjung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar