Minggu, 04 Maret 2012

Plagiat, 3 dosen UPI batal jadi guru besar

Daerah

Plagiat, 3 dosen UPI batal jadi guru besar

Sabtu, 3 Maret 2012 09:54 wib
button
detail
(ilustrasi - Dok : Ist)
Sindonews.com -Tiga dosen terduga plagiarisme dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mendapat sanksi berupa penurunan pangkat dan jabatan. Sanksi ini sesuai rapat senat akademik UPI yang digelar Jumat, kemarin.

Ketua Senat akademik UPI, Syihabudin, mengatakan sanksi diberikan kepada ketiga doktor sesuai dengan peraturan pemerintah No.53 tahun 2010 tentang disiplin PNS, Permendiknas  No 17 tahun 2010 tentang pencegahan plagiat di perguruan tinggi, dan keputusan senat akademik No.001/senat.akd./UPI-SK/V/2008 tentang kode etik dosen UPI.

"Senat Akademik UPI menggugurkan persetujuan atas usulan kenaikan jabatan guru besar terhadap tiga calon tersebut," kata Syihabudin, dalam konferensi pers di di gedung University Center UPI, Bandung, Sabtu (3/3/2012).

Lanjutnya, UPI prihatin dan menyesal atas terjadinya kasus plagiat. Tetapi UPI serius menangani masalah yang mencoreng kampus pendidikan itu.

Hal itu dibuktikan dengan dibentuknya tim khusus, segera setelah menerima surat dari direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Sebelumnya diberitakan, tiga dosen UPI diduga melakukan praktik plagiat hasil karya untuk diajukan ke Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menjadi guru besar.

Menurut informasi yang dihimpun, tiga dosen tersebut salah satunya memegang jabatan strategis di UPI. (WBS)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar