Sabtu, 10 Maret 2012

Keunikan Upacara Adat 'Manulangi Natua-Tua'


Keunikan Upacara Adat 'Manulangi Natua-Tua'

Kamis, 8 Maret 2012 12:00
Ilustrasi (Istimewa)
GriyaWisata.com - Manulangi Natua-Tua merupakan sebuah upacara adat masyarakat Batak yakni memberi makan kepada orangtua. Upacara ini khusus dilakukan kepada orangtua ketika mereka sudah menginjak masa tua.  Selain itu, upacara ini biasanya juga dilakukan ketika orangtua tersebut sudah memasuki masa kritis (mendekati kematian). Upacara manulangi natua-tua ini hanya dapat dilakukan jika orangtua tersebut sudah memiliki cucu. Umumnya, upacara adat ini dilakukan oleh masyarakat yang berada di daerah perantauan. 

Kekhasan dalam acara makan masyarakat batak ialah ketersediaan daging sehingga daging harus disiapkan oleh yang melakukan acara. Ada dua jenis daging yang khas yang digunakan oleh masyarakat Batak dalam suatu upacara adat yaitu babi dan kerbau. Kerbau merupakan hewan yang dihargai karena membantu petani membajak sawah. Keunikan dari upacara adat masyarakat Batak ialah daging yang akan dimakan pada saat upacara bukanlah daging yang dibeli di pasar tetapi harus hewan yang disembelih. Terkadang, sebelum hewan disembelih, diucapkan kata-kata yang khidmat (dihatahon) sehingga makanan yang akan dipersembahkan dianggap sudah disucikan (na tinabean) serta mendatangkan keberuntungan. Di antara kebiasaan yang ada kaitannya dengan hidangan makan ialah manulangi. Dengan demikian, makanan dan daging menjadi unsur utama yang harus ada dalam upacara masyarakat Batak, termasuk dalam upacara manulangi natua-tua.

Makna dari upacara Manulangi Natua-Tua, yang dilakukan dengan memberi makanan, yang masih bisa dinikmati dengan enak dan puas kepada sang orangtua, dimaksudkan sebagai upaya memberi dorongan moral bagi orangtua yang sudah cukup tua. Upacara ini dapat juga dimaksudkan agar penyakit dan bencana menjauh dari orangtua. Bagi para anak dan cucu, upacara ini menjadi kesempatan, yang mana mereka dapat menikmati berkat yang terpancar dari sang orangtua.[tn]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar