Senin, 21 Mei 2012

Ratusan Petani Demo di Kantor Bupati Brebes


21 Mei 2012 | 14:57 wib
Peringati Hari Kebangkitan Nasional
Ratusan Petani Demo di Kantor Bupati Brebes
 0
 
  1
BREBES, suaramerdeka.com - Ratusan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Pangan Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Brebes, jalan Diponegoro, Senin (21/5). Aksi unjuk rasa dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional itu menutut Pemkab Brebes agar selalu melindungi petani, baik dari harga komuditas maupun regulasi.
Para pendemo yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB itu, juga mengajak momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi kebangkitan petani Brebes, khususnya petani bawang merah yang selama ini terpuruk akibat serangan bawang impor. Mereka datang ke kantor Bupati Brebes dengan menaiki empat unit mobil pikup.
Selain berorasi para petani juga berunjukrasa sambil membawa hasil bumi meraka, seperti bawang merah, singkong, jagung, padi hingga petai. Semua hasil pertanian itu kemudian secara simbolis diserahkan ke Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi, yang diwakili Kabag Humas dan Protokol Sekda Pemkab Brebes Drs Atmo Tan Sidik.
"Kelompok yang menyebabkan harga bawang anjlok itu sama dengan teroris. Mereka sengaja mendatangkan bawang impor sehingga harga loka jatuh," teriak seorang pendemo saat berorasi.
Sekretaris Kelompok Tani Sumber Pangan Desa Tegalglagah, Moh Subhan mengatakan, aksi unjuk rasa segaja digelar untuk mengajak petani Brebes bangkit dari keterpurukan dan menjadi tuan di negarannya sendiri. Pihaknya juga menuntut Pemkab Brebes untuk bisa mempertahankan harga bawang yang kini sudah di atas Rp 10.000/kg.
"Hari Kebangkitan Nasional ini mari dijadikan momentum untuk bangkitnya petani Brebes," tandasnya.
Divisi Advokasi Brebes of Irrigation and Agriculture Society (BIAS), Eko Agussusilo yang mendampingi aksi itu mengatakan, peringatan kali ini merupakan tanda bangkitnya petani Brebes. Inti utamanya mengankat hak petani dalam proteksi positif, seperti fasilitan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pertanian. Di dalamnya terdiri dari lembaga petani, unsur pemerintah dan swasta untuk sigerginya penanganan masalah pangan.
( Bayu Setiawan / CN27 / JBSM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar