Senin, 21 Mei 2012

Paska G8, krisis Eropa masih akan menghantui


Paska G8, krisis Eropa masih akan menghantui
Paska G8, krisis Eropa masih akan menghantui
uni eropa. merdeka.com/rnw.nl
 
0
Reporter: Merdeka
Meskipun pertemuan delapan pemimpin ekonomi dunia telah dilakukan pada akhir pekan lalu, pengamat ekonomi masih pesimis bayangan krisis Eropa akan menghilang dari ekonomi global.
Perhatian investor pasar keuangan diperkirakan masih akan tertuju pada krisis utang zona Eropa. "Minggu depan hanyalah  satu diantara empat minggu penantian kita mengenai pemilihan Yunani. Setiap ucapan dari Yunani akan membuat kita berpikir mengenai kemungkinan untuk keluar dari krisis utang dan seberapa cerobohnya mereka," ujar Art Hogan dari Lazard Capital Parners seperti yang dikutip dari CNBC.
Pertemuan G8 di Camp David, Maryland, Amerika Serikat telah memutuskan untuk menahan Yunani untuk tetap dalam zona Eropa. Selain itu, pertemuan tersebut juga diputuskan bahwa akan ada beberapa kebijakan yang bisa melawan badai krisis tersebut dan memperbaiki ekonomi mereka.
Mereka juga menekankan adanya kebutuhan strategi  untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sementara di sisi lain juga melakukan kebijakan austerity yang dilontarkan oleh Jerman untuk masalah Yunani tersebut.
Di antara kepanikan akibat krisis ini, telah mengakibatkan imbal hasil pasar obligasi dengan tenor 10 tahun menyentuh level terendah sepanjang sejarah. Sementara pasar saham juga sama buruknya. Indeks Dow Jones telah jatuh 3,5 persen menjadi 12.369 minggu lalu.
Selain itu indeks S&P 500 juga telah meluruh 4,3 persen menjadi 1.295 minggu lalu. Dan Nasdaq juga mengalami penurunan 5,3 persen menjadi 2.778 pekan lalu.
"Keadaan makro ekonomi di sini semakin tidak pasti dan berlangsung begitu cepat," ungkap Barry Knapp, kepala strategi ekuitas portofolio.
Dia mengatakan bahwa pertemuan G8 pada akhir pekan lalu akan menimbulkan sedikit lonjakan. "Tapi apa yang akan terjadi bila ada lonjakan? Dijual," kata dia.

[rin]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar