Minggu, 20 Mei 2012

Moge seharga ratusan juta digondol maling


Moge seharga ratusan juta digondol maling
Moge seharga ratusan juta digondol maling
Motor gede atau moge. merdeka.com/-
KATEGORI
Peristiwa
TAG
Moge
 
2
Reporter: Parwito
Di tengah keramaian acara pembukaan showroom Harley Davidson di Jalan Dokter Wahidin No. 93 Semarang, Jawa Tengah kawanan maling motor nekat menggasak motor gede (moge) Harley Davidson tipe FLHTCU Ultra Classic Electra Glide warna hitam tahun 2008 bernopol B 6619 SGQ milik Susanto El Fariz alias Santo Joglo (37) warga Ganiwinatan RT 01 RW 03, Karanganyar, Borobudur Magelang, Jateng.

Aksi pencurian moge untuk pertama kalinya di Kota Semarang itu membuat seluruh tamu undangan yang datang termasuk Gubernur Jateng, H. Bibit Waluyo dan seluruh pemilik kendaraan sejenis gempar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, bermula saat korban Susanto dan rekan komunitas Harley seluruh Indonesia hadir dalam pembukaan showroom Harley dan melakukan konvoi.

"Saya datang sehari sebelum acara digelar bersama teman-teman club HDCI Yogyakarta dan menginap di Hotel Grand Candi Semarang bersama pecinta HD lainya seluruh Indonesia pada Jum'at(18/5) kemarin," ungkap Susanto saat dihubungi merdeka.com Sabtu (19/5).

Usai konvoi berkeliling Kota Semarang, dirinya bersama peserta lain menuju ke lokasi pembukaan showroom karena acara persemian akan segera dimulai. Setibanya di lokasi, Susanto pun segera mencari lahan parkir untuk memarkirkan mogenya itu.

Namun, ketika hendak parkir di depan showroom, tempat parkir sudah penuh sesak dengan puluhan Harley milik peserta lain. Korban Susanto pun akhirnya memarkirkan satu dari tiga motor kesayanganya senilai Rp 450 juta itu di depan Sequis Life.

Selang beberapa menit tepatnya pukul 11.00 WIB, Susanto kembali ke area parkir untuk mengambil sebuah voucher belanja merchandise senilai Rp 10 juta dan voucher spare part senilai Rp 50 juta yang ada dibagasi sepeda motornya itu. Namun Susanto langsung kaget saat mendapati mogenya sudah raib digondol pencuri.

"Saya langsung hubungi kemanan dan panitia. Bahkan saya langsung menyebar info ke beberapa teman-teman club lain untuk melacak baik di jalur yang "gelap" maupun jalur yang "terang". Serta langsung saya broadcast ke teman-teman club lainya se Indonesia juga," ujarnya.

Tidak membuahkan hasil upaya pencarian awal, akhirnya setelah didatangi petugas kepolisian Polsek Gadjah Mungkur dan Polrestabes Kota Semarang, sekitar pukul 16.00 WIB secara resmi melaporkan kejadian hilangnya moge yang masih atas nama seorang perwira polisi di Polres Jakarta Selatan itu itu secara resmi ke polisi.
[has]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar