Sabtu, 12 Mei 2012

Energi Gaib Gunung Salak


Energi Gaib Gunung Salak
 
12 Mei 2012 01:21:47 WIB Reporter : Harisandi Savari


Pamekasan (beritajatim.com) - Jatuhnya pesawat Sukhoi di Gunung Salak hingga saat ini menimbulkan tanda tanya. Sebab, tempat jatuhnya pesawat itu dikenal angker.

Ki Achmad, paranormal asal Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, mengatakan, tidak menutup kemungkinan adanya titik pusat energi gaib yang dilintasi oleh pesawat Sukhoi.

"Ini yang dapat memengaruhi pesawat jatuh," katanya, Jumat (11/5/2012) malam.

Diakuinya, gunung Salak memang dihormati dan dikeramatkan masyarakat setempat. Seseorang, kata dia, harus berperilaku dan mempunyai hati yang bersih jika melintasi titik-titik yang mengandung adanya energi.

"Jika tidak maka akan ada hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Ditambahkan, tidak hanya pesawat Sukhoi yang jatuh di daerah sana. Beberapa pesawat kabarnya juga mengalami hal yang serupa.

"Banyak yang mengatakan, gunung Salak merupakan peraduan terakhir Prabu Siliwangi. Namun, hanya Tuhan yang tahu," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Sukhoi Superjet 100 hilang kontak dalam Joy Flight kedua sekitar 14.33 WIB, saat pesawat melintas di atas Gunung Salak. Sebelum hilang kontak, sang pilot yang berasal dari Rusia telah menghubungi traffic control mengabarkan pesawat berada di atas ketinggian 10.000 kaki.

Setelah itu, pilot meminta izin untuk turun ke ketinggian 6.000 kaki. Namun, setelah itu, pilot tidak kontak lagi. Ternyata, pesawat menabrak gunung Salak hingga hancur. Pesawat itu mengangkut 45 orang, sebelumnya dikabarkan 50 orang tetapi ternyata 5 orang batal ikut terbang. Kini, bangkai pesawat telah ditemukan dan semua orang yang naik tidak ada yang diketahui hidup. [san/but]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar