Jumat, 18 Mei 2012

15 Jenazah Korban Sukhoi Teridentifikasi


18 Mei 2012 | 20:09 wib
Evakuasi Dihentikan
15 Jenazah Korban Sukhoi Teridentifikasi
 0
 
  1

JAKARTA, suaramerdeka.com -
 Tim identifikasi korban bencana (DVI) berhasil mengidentifikasi 15 dari total 45 jenazah korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Lereng Gunung Salak, Bogor, Rabu (9/5) lalu.
"Hingga saat ini kami sudah berhasil mengidentifikasi 15 jenasah dengan rincian 10 laki-laki dan lima perempuan," kata Ketua Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Komisaris Besar Polisi Anton Castilani di Jakarta, Jumat (18/5).
Proses identifikasi mengutamakan data primer, yakni pemeriksaan gigi geligi, DNA dan sidik jari yang dimiliki para korban Sukhoi. Data ante mortem primer yang dimiliki tim identifikasi dicocokkan dengan post mortem body part jenazah yang telah dikirimkan ke RS Polri.
"Selanjutnya, tim DVI melakukan tahapan probable match, possible match, hingga akhirnya data ante mortem dan post mortem dinyatakan match," kata Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification (DVI) yang juga Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes, Anton Castilani. 
Namun demikian, keluarga jenazah teridentifikasi keberatan jika disebutkan nama-nama 15 korban kecelakaan tersebut. Karenanya pihaknya tidak dapat mengumumkan nama-nama korban teridentfifikasi.
Sebelumnya Ketua Badan SAR Nasional Daryatmo mengatakan evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi resmi dihentikan pada Jumat (18/5) setelah 10 hari pencarian di lokasi kecelakaan. Pasalnya, belum ditemukan lagi tanda-tanda korban pesawat di sekitar lokasi kejadian. Evakuasi bisa saja dijalankan kembali jika tim SAR menemukan jasad korban di lokasi kecelakaan pesawat.
( Ant , RED / CN33

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar