Jumat, 18 Mei 2012

Tanjung Priok Car Terminal (TPT) Target 2013: 750.000 Kendaraan Setahun


Jumat, 18 Mei 2012 07:05 WIB

Umum

Tanjung Priok Car Terminal (TPT) Target 2013: 750.000 Kendaraan Setahun

 
JAKARTA - Mazda CX-5 baru akan diluncurkan pekan ini namun kami sudah melihat ribuan unitnya mendarat di Tanjung Priok Car Terminal (TPT). Juga terlihat hamparan Nissan Micra yang siap diekspor ke Australia. Micra ini buatan PT Nissan Motor Indonesia yang di sini dilabeli March. Barisan Fortuner setir kiri berjajar rapi menunggu masuk kapal untuk dibawa ke mancanegara. Sementara di sisi dermaga lainnya terlihat barisan Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, Chevrolet. Di TPT inilah pusat kegiatan ekspor-impor mobil dilakukan sejak November 2007.

Terminal ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan bongkar muat kendaraan yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Luas lahan yang dimiliki saat ini 7,38 hektar dengan fasilitas berupa lapangan penumpukan seluas 7,3 hektar, automatic car wash 3 unit dengan kapasitas 15 unit/jam, panjang dermaga 308 m. Saat ini berkapasitas 250.000 kendaraan per tahun. Komposisi kepemilikan TPT sepenuhnya milik PT Pelabuhan Indonesia II(Persero).

Dalam sebulan bisa dilakukan hingga 29 pengapalan, baik ekpsor maupun impor. Kapal-kapal tersebut berdaya tampung hingga 1.200 unit. “Saat ini kami tengah menambah 2 lantai gedung parkir menjadi 5 lantai,” sahut Bimo Widhiatmoko, head of unit TPT ini.

Sarjana teknik mesin lulusan Trisakti Jakarta ini bercerita mengenai cikal bakal TPT saat Jusuf Kalla menjabat wakil presiden. “Beliau memerintahkan PT Pelindo II membangun ‘pelabuhan mobil’ dalam setahun. Dan akhirnya jadi,” lanjut Bimo. Ketika itu Jusuf Kalla berargumen bahwa sebagai negara produsen mobil dan pusat pabrikan otomotif tidak mempunyai car port yang memadai.

Meningkat Tajam
Toyota, Daihatsu, Suzuki dan Nissan merupakan 4 merek terbesar dalam melakukan ekspor mobilnya. Toyota dan Daihatsu paling besar mengekspor ke Jeddah sementara Suzuki ke Thailand. Toyota sekali ekspor bisa 900 unit. Sejak 2008 perkembangan angka ekspor mobil dari Indonesia terus meningkat. Pada 2008 total ekspor dari TPT mencapai 180.104 unit, berturut-turut 2009 (103.263 unit), 2010 (188.138 unit), 2011 (219.801 unit). Dan Januari-Maret 2012 ini sudah mencapai 102.455 unit.

“Tahun lalu dan tahun ini angka ekspornya sangat meningkat tajam,” sahut Bimo. Untuk bulan Maret lalu saja keluar-masuk sekitar 29.000 unit. Pada 2011 berhasil memecahkan rekor hingga lebih 200.000 unit setahun, dibanding tahun sebelumnya yang hanya 140.000 unit.

Pelayanan yang dimiliki TPT antara lain prosedur custom dan perizinan, temporary landing, receiving area, storage area, parking building, car carrier, warehouse, hingga car wash. Kegiatan ekspor-impor ini berlangsung 24 jam. “Tugas kami lainnya adalah mengatur lalu lintas keluar masuknya kapal-kapal pengangkutdan berapa lama kerjanya,” ungkap Bimo.

Diprediksi 2-3 tahun ke depan pertumbuhan industri otomotif akan melonjak drastis dengan pencapaian penjualan nasional 1 juta unit setahun. Sejak sekarang pihak TPT sudah mengantisipasi akan hal tersebut dengan membuat master plan pengembangan. Pada 2013 harus sudah jadi 3 dermaga baru seluas 20 hektar dan lapangan mobil seluas 12,5 hektar dengan daya tampung seluruhnya mencapai 750.000 unit setahun. (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Bil,MAG • Teks Editor : Bagja • Foto : Tyo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar