Selasa, 15 Mei 2012

Subhan Aksan Bersama Navigator Baru ke Yunani


Pasca Sukses Rally Argentina

Subhan Aksan Bersama Navigator Baru ke Yunani

SELASA, 15 MEI 2012 01:23 WIB
 
Pereli Indonesia, Subhan Aksa

LENSAINDONESIA.COM: Setelah sukses meraih poin perdana di Rally Argentina bulan lalu, pereli Indonesia Subhan Aksa kini bersiap melanjutkan kiprahnya di blantika reli mobil dunia.
Subhan dijadwalkan bertarung di Acropolis Rally, 24-27 Mei yang merupakan seri keenam FIA 2012 World Rally Championship dan seri keempat Production WRC (PWRC) dimana Subhan menjadi peserta regular.
Reli ini dikenal sebagai salah satu terberat karena cuacanya sangat tak ramah dan debu yang bergulung-gulung sepanjang 22 jalur Special Stage (SS) dengan total jarak kompetisi 410 km.
Hanya pereli bermental baja dan punya fisik prima yang mampu menyelesaikannya dengan baik dan karenanya dijuluki The Rally of Gods, apalagi negara penyelenggaranya adalah Yunani yang dalam mitos kuno disebut-sebut sebagai negerinya para dewa.
Datang dari negeri tropis, Subhan tak terlalu mengkhawatirkan teriknya matahari Yunani, apalagi ia pun rutin menjaga kebugaran tubuh sepulang dari Argentina.
Tapi, untuk meraih tambahan poin, ia merasa  perlu didampingi navigator khusus mengingat trek Acropolis yang rumit dan di beberapa area sulit ditebak. Itu berdasarkan pengalaman Subhan saat bertanding di Acropolis pada 2008.
Strategi itu sudah dirancang sejak awal dan pilihan jatuh kepada Jeff Judd, navigator  senior asal Selandia Baru. Menggeluti reli sebagai driver maupun navigator sejak 1981, Jeff sudah punya pacenote Acropolis yang di mata Subhan sangat ideal. Peran Jeff tentunya akan lebih besar lagi saat seri reli dunia berikutnya berlangsung di negerinya sendiri Selandia Baru, akhir Juni mendatang.
Di Negeri Kiwi itu Jeff sudah banyak menggondol prestasi nasional baik selaku driver maupun navigator. Ia seangkatan dengan Possum Bourne, pereli top negeri itu yang sangat  familiar dengan komunitas reli Indonesia karena sering bertanding ke sini.
“Kita sudah bahas banyak hal dengan Jeff dan saya merasa cocok. Tinggal nanti menyusun strategi komunikasi di saat melintasi SS (special stage) agar tak ada kesalahpahaman. Kami akan bikin kode-kode komunikasi tersendiri,” kata Subhan.
Sejauh ini kerjasama dengan Jeff hanya dipatok untuk seri Acropolis dan Selandia Baru. Langkah selanjutnya akan ditentukan setelah tim melakukan evaluasi menyeluruh.
Hade Mboi yang selama ini menavigatori  Subhan akan beralih fungsi menjadi manajer tim. Seperti sudah dijelaskan jelang keberangkatan ke Argentina lalu, Hade jadi manajer karena manajer Bosowa Rally Team sebelumnnya sudah menjadi fungsionaris PP IMI (Ikatan Motor Indonesia) sehingga tak lagi elok jika terlibat di lapangan.
Hade pun menilai langkah itu tepat untuk lebih mematangkan kemampuan Subhan. Ia yakin akan banyak pelajaran yang bisa dipetik dari Jeff. “Itu semua menjadi modal menuju ajang WRC pada 2014 sebagaimana program yang dibuat tim untuk Subhan,” kata Hade.
Berpasangan dengan Jeff, Subhan kini mematok target tak lagi sekadar finis seperti di Argentina lalu. Ia ingin mengejar ketertinggalan poin dari peserta lain yang telah mengikuti tiga seri lomba sementara ia sendiri baru memulainya di Argentina.
“Saya sih inginnya mengejar yang nomor satu. Kita coba setahap demi setahap, paling tidak di Acropolis bisa naik di klasemen sementara. Alhamdulillah jika yang di-Atas memberi kepercayaan finis podium,” kata putra Sulawesi Selatan berusia 25 ini yang dijadwal berangkat ke Athena pada 18 Mei.
Ia merasa adaptasinya dengan Mitsubishi Lancer Evo X yang dipasok Racetorque Australia sudah sangat baik.
Sudah paham karakternya dan tak lagi meraba-raba seperti saat di Argentina.
“Dengan pereli lain pun kita sudah saling tahu dan bisa membaca peluang masing-masing. Sepertinya Acropolis menjadi ajang lomba sesungguhnya karena sebagian peserta PWRC baru memulai kompetisi dari seri Argentina,” tambah Subhan.
Selain menggelar seri WRC dan PWRC, Acropolis Rally juga melombakan FIA WRC Academy. WRC untuk para petarung tim pabrikan seperti Sebastien Loeb (Citroen) dan Petter Solberg (Ford), PWRC untuk calon-calon pereli pabrikan masa depan yang merupakan kumpulan juara nasional berbagai negara seperti Subhan, sementara FIA WRC Academy diperuntukkan buat pereli-pereli muda dan bertarung dalam satu merek (Ford Fiesta RS).
Jalur Reli yang dilaluinya pun sama untuk semua katagori dan berlokasi di sekitar Loutraki atau 84 km di sebelah barat Athena.*noviar

Editor: Mohammad Ridwan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar