Rabu, 16 Mei 2012

Puluhan Merek Rokok Bercukai Palsu Beredar di Brebes


15 Mei 2012 | 13:35 wib
Razia Tim Gabungan
Puluhan Merek Rokok Bercukai Palsu Beredar di Brebes
 0
 
  0

BREBES, suaramerdeka.com -
 Puluhan rokok berbagai merek yang beredar di Kabupaten Brebes diduga bercukai palsu. Hal itu diketahui dari hasil razia tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Brebes, Polres Brebes, Kejaksaan Negeri Brebes dan Bagian Hukum Setda Pemkab Brebes, Selasa (15/5).
Razia dilakukan tim gabungan dengan sasaran kios, warung dan toko warga di sejumlah kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Bulakamba, Tanjung, Losari, Jatibarang, Kersana, Songgom dan Ketanggungan. Petugas yang menemukan rokok diduga bercukai palsu langsung mengamankannya, dengan membeli dari pedagang sebagai barang bukti.
"Sudah sejak tiga hari lalu, kami bersama tim gabungan menggelar razia cukai rokok. Hasilnya, kami berhasil menemukan puluhan merek rokok yang diduga bercukai palsu dan kini barang bukti sudah diamankan. Bahkan, hari ini razia juga digelar kembali di wilayah Brebes bagian selatan," ujar Kepala Satpol PP Pemkab Brebes, Edy Sudarmanto SIP.
Dia mengatakan, indikasi cukai palsu itu diketahui setelah tim memeriksaan pita cukai yang terdapat pada bungkus rokok. Pemeriksaan tersebut menggunakan alat khusus yang dapat menditeksi pita pengaman dalam kertas cukai rokok. Indikasi lain, harga rokok yang diduga bercukai palsu itu sangat murah dibanding dengan rokok bercukai resmi.
"Peredaran rokok bercukai paslu ini rata-rata kami temukan di wilayah pesisir dan tengah Brebes. Itu karena daya beli masyarakat di sana cukup tinggi," katanya.
Dari temuan tersebut, lanjut dia, barang bukti yang berhasil didapat selanjutnya diserahkan ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe B Wilayah Tegal, untuk di data dan ditindaklanjuti. Sebab, Bea Cukai menjadi lembaga berwenang untuk melakukan langkah selanjutnya, termasuk memberikan sanksi. "Barang bukti yang kami amankan ini bukan hasil menyita, tetapi kami membeli dari pedagang begitu diketahui rokok bercukai palsu," terangnya.
( Bayu Setiawan / CN27 / JBSM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar