Selasa, 08 Mei 2012

Berebut Gelar di Laga Terakhir


Rivalitas Duo Manchester

Berebut Gelar di Laga Terakhir

RIVALITAS duo Manchester, Manchester City dan Manchester United, belum berakhir. Kedua tim akan melakoni laga penentuan untuk menjuarai kompetisi Liga Primer Inggris pada pekan terakhir (pekan ke-38), Minggu (13/5/2012).
Di pekan ke-37, duo Manchester sama-sama meraih kemenangan dengan skor 2-0. City menaklukkan tuan rumah Newcastle United di Stadion Sport Direct Arena, sedang United unggul atas tamunya Swansea City di Old Trafford.
Hasil ini tidak mengubah posisi di klasemen. The Citizens tetap di posisi teratas dengan 86 poin, sama dengan koleksi The Red Devils. City unggul selisih delapan gol.
Di laga terakhir, City akan menjamu Queens Park Rangers (QPR) sedangkan United melawat ke kandang Sunderland. Ini akan menjadi laga penentuan bagi City dan United untuk memenangi gelar juara.
Jika kedua tim sama-sama menang dan membuat poin akhir tetap sama, City akan tampil sebagai juara dengan keunggulan selisih gol. Liga Primer Inggris memakai sistem selisih gol untuk menentukan juara bila poin dua tim sama di akhir musim.
Dengan situasi seperti ini, The Citizens menjadi favorit juara dibanding The Red Devils. Mereka berpeluang besar menyabet gelar pertama sejak 1968, sekaligus menggagalkan upaya United merebut gelar ke-20.
Manajer City, Roberto Mancini, pun mengakui timnya kini menjadi favorit juara. "Mungkin, mungkin ya," jawabnya saat ditanya apakah City sekarang favorit.
"Gelar itu sekarang bergantung pada kami. Kalau kami mengalahkan QPR, kami akan juara. Tapi saat ini kami tidak memikirkan soal itu. Kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk pertandingan berikutnya. Cuma itu," sambungnya dikutip The Sun, Senin (7/5/2012).
Gelandang Yaya Toure yang memborong dua gol City ke gawang Newcastle sangat yakin titel juara takkan lepas dari genggaman timnya. "Kemenangan atas Newcastle sangat fantastis dan ini keuntungan bagi kami. Saya yakin, kami akan merengkuh trofi musim ini. Dan ini akan menjadi trofi penting dalam karier saya," ujar Yaya, roh permainan City.
Sementara Kapten Vincent Kompany mengingatkan rekan-rekannya tak dilanda euforia berlebihan, karena City saat ini belum dipastikan juara. "Kami belum memenangi apapun dan tim sadar akan hal itu. Kami akan melakukan persiapan seperti biasa untuk melawan QPR. Kami harus tampil dalam bentuk terbaik lagi," ungkapnya. Komang/Ade

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar