Sabtu, 19 Mei 2012

Posko Evakuasi Sukhoi Jadi Lokasi Wisata Dadakan Parkir di Posko Sukhoi Untung Rp500 Ribu Sehari Tim SAR Rusia Tidak Angkuh Inilah Pantangan di Lokasi Jatuhnya Sukhoi Long Weekend Jalur Cikopo-Pantura Ramai Lancar Operasi Sukhoi di Cipelang Resmi Ditutup Pengalihan Jalur di Long Weekend Tunggu Kepadatan Pos Pendukung Evakuasi Sukhoi di Cimalati Ditutup Long Weekend, Bandung Diprediksi Tak Terlalu Padat Posko Evakuasi Sukhoi Jadi Lokasi Wisata Dadakan


Posko Evakuasi Sukhoi Jadi Lokasi Wisata Dadakan

Posko Evakuasi Sukhoi Jadi Lokasi Wisata Dadakan
Kehadiran posko pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kabupaten Bogor menjadi lokasi wisata dadakan. - inilah.com/Benny Bastiandy
INILAH.COM, Bogor - Kehadiran posko pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kabupaten Bogor menjadi lokasi wisata dadakan.
Lapangan sepak bola yang dijadikan landasan helipad, misalnya, ramai dikunjungi sejumlah warga yang datang dari berbagai wilayah di Bogor bahkan Jakarta.
Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk sekadar melihat-lihat proses evakuasi hingga mendokumentasikan diri di depan helikopter yang parkir di desa tersebut.
"Kebetulan saya lagi nginap di villa dekat Cijeruk ini, karena lokasi evakuasi Sukhoinya dekat dari sini jadi penasaran ingin melihatnya," kata Ivan (50) warga Jakarta yang datang bersama anak dan istrinya.
Selain Ivan, sejumlah ibu-ibu dari PKK Ciapus Kota Bogor datang ke lokasi helipad dengan cara berjalan kaki. Mereka sengaja menjadikan lokasi posko Sukhoi untuk kegiatan mingguan PKK mereka.
Menurut Hajah Gumilar (56) anggota PKK Ciapus secara rutin setiap Jumat melakukan kegiatan jalan santai bersama di sejumlah wilayah di Bogor.
Untuk hari ini, PKK Ciapus sengaja datang ke lokasi Sukhoi untuk melihat langsung tragedi yang menggegerkan masyarakat itu.
"Kebetulan setiap Jumat kita memiliki kegiatan jalan santai anggota PKK. Hari ini kita berjalan kaki ke lokasi Sukhoi, selain untuk kegiatan rutin sekaligus melihat heli yang digunakan untuk evakuasi," katanya.
Menurut Gumilar, jalan kaki santai yang dilakukan anggota PKK Ciapus sebagai bagian dari olah raga dengan cara sederhana tapi menyehatkan dan penuh kekeluargaan.
Ibu-ibu yang berjumlah 17 orang tersebut usianya pun tidak muda lagi, mereka ada yang berusia 60 tahun, 57 hingga 65 tahun. Seperti Iim salah satu anggota yang berusia 65 tahun mengaku tidak capek berjalan kaki dari Ciapus menuju lokasi posko evakuasi yang jaraknya sekitar 8 kilometer.[ito]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar