Minggu, 03 Juni 2012

Jembatan Titi Kuning Ambruk, Seorang Luka


Headline - Hari ini Pkl. 02:34 WIB
Jembatan Titi Kuning Ambruk, Seorang Luka
(Analisa/sutanta aditya) Masyarakat melihat jembatan Titi Kuning yang rubuh ke sungai di Jalan M Basir Medan, Sabtu (2/6) sekira pukul 10.30 WIB. Tampak Masyarakat membantu Ismail (43) korban peristiwa rubuhnya jembatan tersebut. (inzet)
Medan, (Analisa). Jembatan Titi Kuning di Jalan M. Basir Lingkungan V Kelurahan Titi Kuning, Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor ambruk, Sabtu (2/6) sekira pukul 10.30 WIB. Akibatnya seorang terluka.
Menurut keterangan Sembiring, korban yang terluka Ismail (45) warga Karya Utama Kelurahan Titi Kuning Pangkalan Masyhur Medan. Saat itu Ismail mengendarai sepeda sedang melintas di Jembatan Titi Kuning hendak pulang ke rumah sehabis menjual sumbu kompor di Pajak Inpres.

Namun tanpa diduga tiba-tiba jembatan itu ambruk, ketika itu Ismail berada di tengah jembatan, membuat dia meluncur kebawah sungai. Posisi Ismail saat itu terjepit sepeda dan tertimpa aspal jembatan. 

Dirinya bersama warga setempat langsung memberikan pertolongan kepada korban dengan turun ke bawah jembatan yang ambruk. Kemudian diangkat ramai-ramai ke atas dan selanjutnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Sejati dengan mobil ambulans. 

Menurut Sembiring, Jembatan Titi Kuning ini sudah puluhan tahun berdiri. Jembatan ini bekas jembatan alternatif warga setempat menuju Delitua maupun ke Titi Kuning.

"Pernah Kepling Lingkungan V meminta kepada dinas terkait untuk memperbaiki jembatan ini. Ada memang tahun 2010 jembatan ini diperbaiki, tapi cuma diaspal badan jalan jembatan itu saja," aku Sembiring.

Sementara Ismail saat dikonfirmasi di IGD Rumah Sakit Mitra Sejati mengaku, dua jam lebih terjepit sepeda dan jembatan yang ambruk. Dirinya mengalami luka di bagian kaki kanan, sedangkan kaki kirinya mengalami kebas. Di bagian belakangnya juga mengalami biru-biru.

Dia mengatakan, Camat Kecamatan Medan Johor bersama jajarannya telah menjenguknya di Rumah Sakit Mitra Sejati. "Semua biaya perobatan selama di Rumah Sakit Mitra Sejati ini ditanggung pihak kecamatan dan lurah," sebut Ismail.

Sementara Ketua DPRD Medan Amiruddin saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian meminta pemerintah kota mengkondisikan kembali Jembatan Titi Kuning ini, sehingga bisa digunakan oleh masyarakat. (bara)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar