Rabu, 27 Juni 2012

Dari Italia ke Jepang

 
 



Jepang - Penemuan artefak dari masa Romawi Kuno di kawasan Italia atau di Eropa, pasti tidak aneh. Bagaimana kalau artefak itu ditemukan di sebuah makam kuno di Jepang? Hal itulah yang akan menjadi perhatian para arkeolog. Pasalnya, jarak antara Italia dan Jepang mencapai  9.656 kilometer.

Tiga buah perhiasan manik-manik dari kaca ditemukan di sebuah makam kuno ‘Utsukushi’ yang berasal dari Abad ke-5 di Nagaoka, dekat Kota Kyoto, Jepang. Diperkirakan, perhiasan bergaris tengah 5 milimeter (mm) itu dibuat pada masa Abad ke-1 sampai Abad ke-4. Pada bagian tengahnya terdapat sebuah lubang yang dibuat dengan suatu tehnik multi lapisan, sebuah metode yang mutahir yang digunakan pengrajin dalam melapisi lapisan kaca, sering kali diantaranya ada lapisan daun emas.

Bagaimana dapat diketahui perhiasan dari kaca itu berasal dari masa Romawi Kuno? Begini. Perhiasan berwarna kuning itu dibuat dari natron, yaitu bahan campuran dari sodium karbonat dekahidrat. Bahan kimia itu digunakan untuk melumerkan kaca oleh para pengrajin di kerajaan Romawi Kuno, yang kemudian berganti menjadi Republik Romawi pada tahun 27 Sebelum Masehi. Pada akhirnya Republik Romawi itu berakhir setelah peristiwa ‘Kejatuhan Konstantinopel’ pada tahun 1453.

“Ada satu produk kaca dengan tehnik multi lapisan tua ditemukan di Jepang, dan aksesoris itu langka yang kami perkirakan dibuat dari masa Kerajaan Romawi Kuno dan dikirimkan ke Jepang,” kata Tomomi Tamura dari Nara National Research Institute for Cultural Properties (NNRICP). Saat ini institut tersebut dan pemerintah Jepang tengah berada di akhir pengujian artefak berupa perhiasan manik-manik yang ditemukan itu. (ENO/AFP)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar