Sabtu, 14 Juli 2012

Menhub Sidak Jalur Ciregol dan Jembatan Kabuyutan


Menhub Sidak Jalur Ciregol dan Jembatan Kabuyutan

  • PDFPrintE-mail
Brebes - Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Evert Erenst Mangindaan, inspeksi mendadak (sidak) di Jembatan Sungai Kabuyutan di jalur utama pantura Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, karena jembatan yang sedang dalam perbaikan itu, kini masih jauh dari harapan dibanding pekerjaan perbaikan jembatan lain di jalur yang sama. Menhub juga meninjau proses perbaikan jalan ambles di jalan nasional ruas Jakarta – Tegal - Purwokerto, tepatnya di jalur tanjakan Ciregol, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, Kamis 12 Juli 2012 sore.

Pada kunjungan tersebut, Menhub melihat langsung kondisi jalan ambles di tanjakan Ciregol yang saat ini dilakukan penggalian untuk proses perbaikan darurat. Kunjungan Menhub bersama rombongan untuk memastikan kondisi jalur Ciregol bisa dilalui kendaraan secepatnya, sehingga tidak mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2012 mendatang.
"Seperti yang dilaporkan pada kami, ternyata pekerjaan perbaikan ini terus berlangsung sehingga pada tanggal 07 Agustus mendatang sudah bisa dilalui kendaraan," kata Menhub.
Menurutnya, saat ini jalan ditutup selama 15 hari agar pekerjaan perbaikan tidak terganggu, sehingga bisa cepat selesai dan nantinya tidak akan mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran. Semua pihak telah mendukung pekerjaan perbaikan ini dan bisa terkonsentrasi pada pekerjaan. "Kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan perbaikan ini kami sangat berterima kasih," ujar Menhub.
Menhub EE Mangindaan berkunjung ke Ciregol bersama rombongan dengan dua buah bus dan pengawalan dari Polres Brebes dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Brebes. Setelah kurang lebih 30 menit berada di lokasi, Menhub melanjutkan perjalan menuju Semarang.
Sebelumnya Menteri Perhubungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jembatan Sungai Kabuyutan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terkait persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran. Sidak dilakukan karena jembatan yang sedang dalam perbaikan itu, kini masih jauh dari harapan dibanding pekerjaan perbaikan jembatan lain di jalur yang sama.
"Saya khawatir terhadap kondisi jembatan Sungai Kabuyutan dibanding pekerjaan lainnya di jalur utama pantura. Sebab, pekerjaan perbaikan itu masih jauh dari harapan dibanding pekerjaan perbaikan jembatan lain di jalur yang sama," ujar Menhub didampingi Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto saat meninjau perbaikan Jembatan Kabuyutan.
Namun demikian, pihaknya optimisitis saat musim mudik dan balik Lebaran mendatang, jembatan Kabuyutan sudah bisa dioperasikan, karena ada jaminan pada H-17 jembatan sudah bisa dilalui meski belum sempurna. Begitu juga dengan jembatan sungai Pemali yang terus mengalami ambles pada bagian plat bajanya, pihaknya mengaku optimis akan selesai diperbaiki sebelum arus mudik lebaran.
"Sebenarnya, dua jembatan itu yang saya takutkan, tapi ternyata ada jaminan H-17 sudah bisa dilalui. Jadi, saya optimis akan bisa dioperasikan," ujarnya..
Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, pada 27 Juli mendatang semua bagian utama jembatan dipastikan sudah tiba dilokasi jembatan untuk dipasang. Waktu pemasangan bagian utama sekitar 10 hari. Pada 8 Agustus dijadwalkan jembatan sudah bisa dilalui, tentunya terlebih dahulu dilakukan uji coba. Meski belum sempurna, jembatan sudah bisa dilalui kendaraan. sumber : PanturaNews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar