Minggu, 15 Juli 2012

15 Juli, Ciregol Didesak Bisa Dilalui Kendaraan Dua Arah


15 Juli, Ciregol Didesak Bisa Dilalui Kendaraan Dua Arah

  • PDFPrintE-mail
Brebes -  Forum Masyarakat Jaga Gili (Masjali) mendesak agar pada 15 Juli 2012 mendatang, tanjakan Ciregol yang ada di jalan nasional ruas Jakarta - Tegal - Purwokerto, tepatnya di jalur Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bisa dilalui kendaraan dari dua arah.
"Kami kesal dengan lambannya pekerjaan perbaikan Ciregol, kami minta sebulan kedepan jalan sudah bisa dilalui dua arah," ujar Koordinator Masjali, Imam Untung Subagyo, Kamis 14 Juni 2012 sore.

Lambannya pekerjaan telah menimbulkan kemacetan lalu-lintas setiap hari. Kemacetan tersebut juga berdampak negatif bagi masyarakat baik psikologis maupun kerugian materi. Secara psikologis kemacetan timbulkan kejenuhan dan kekesalan, yang akhirnya berdampak pada rawan terjadi kecelakaan lalu-lintas.

"Belum lagi jika dihitung kerugian materi, seperti keterlambatan angkutan barang dan jasa angkutan lainnya, juga kecelakaan lalu-lintas yang mengakibatkan korban jiwa," kata Untung.

Selain itu, jika pekerjaan perbaikan berlarut-larut akan berdampak sosial yang lebih besar lagi. Mengingat dua bulan kedepan akan menghadapi Lebaran dan setelah itu ada hajat Pemilukada Brebes.

"Kami tidak ingin nantinya tahapan Pemilukada terganggu seperti distribusi logistik yang terganggu karena kemacetan Ciregol," tegas Untung.

Menanggapi desakan itu, pengawas pekerjaan Bina Marga Provinsi Wilayah Tegal, Lindung Simbolon mengatakan, pekerjaan perbaikan Ciregol saat ini target per 14 Juni 2012 ini yang seharusnya sudah mencapai 12 persen. Kenyataanya belum mencapai target tersebut, karena banyak kendala di lapangan. "Kendalannya cukup banyak, diantaranya kondisi lalu-lintas yang padat," katanya.

Selain itu, adanya perubahan desain juga telah menghambat pelaksanaan pekerjaan yang telah ditarget harus selesai dalam waktu 240 hari atau sampai akhir November 2012 nanti. "Targetnya sesuai SPK pekerjaan mulai Maret dan selesai pada November nanti," ucap Lindung.

Dia mengatakan, pada tanggal 10 Agustus 2012 mendatang sesuai jadwal jalan Ciregol sudah bisa dilewati dua arah, dengan kondisi jalan telah dilapisi perkerasan meski belum diaspal. Sehingga pada saat arus mudik dan arus balik, diharapakan tidak akan terjadi kemacetan di Ciregol.

"Targetnya H-10 Lebaran jalan sudah dalam kondisi perkerasan meski belum diaspal," tutur Lindung. PanturaNews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar