Sabtu, 26 Mei 2012

Calon Pengganti Bajaj "Nongkrong" di Kemayoran


Calon Pengganti Bajaj "Nongkrong" di Kemayoran

Agung Kurniawan | Bastian | Jumat, 25 Mei 2012 | 16:55 WIB
 Dibaca:    Komentar:
|
Share:
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : AGK
    Tawon LPG di jajakan di Indo Automotive, JJIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : AGK
    Sudah menggunakan alat konverter sehingga bisa konsumsi LPG.
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : AGK
    Mesin 650 cc sudah standar emisi gas buang Euro 3
Jakarta, KompasOtomotif — PT Super Gasindo Jaya (SGJ), produsen Tawon, berniat menggantikan posisi transportasi umum bajaj di Ibu Kota Jakarta. Bahkan, mesinnya sudah dimodifikasi menggunakan converter kitsehingga bisa mengonsumsi liquified petroleum gas (LPG) yang 12 kilogram. KetikaKompasOtomotif  berada di ajang "Indo Automotive" di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 24-26 Mei 2012, Tawon menampilkan tiga varian yang terdiri dari minibus, pikap, dan bestel van.
Tawon dibekali mesin dua silinder empat tak, 644 cc dengan rasio kompresi 9:0:1. Meski kecil, mesin ini sudah standar emisi gas buang Euro 3. Tenaga yang dihasilkan mencapai 28 PS @ 5.300 rpm dan torsi 49 Nm @2.700-3.300 rpm. Diklaim bisa digeber sampai 70 kpj dengan jarak putar 7,8 meter.
"Kami menjual Tawon konvensional (mesin bensin) dan yang LPG. Tinggal ditambahkan alat konverter ke gas saja," ujar wanita penjaga stan Tawon waktu dijumpai KompasOtomotif. Tawon sudah mulai dipasarkan dengan banderol mulai Rp 48 juta on the road Jakarta.
Melalui blog resmi perusahaan, SGJ juga meminta pendapat masyarakat umum dalam pollingTawon sebagai pengganti bajaj di Ibu Kota. Sampai berita ini diturunkan, jajak pendapat menunjukkan, dari total 457 orang, 94 persen pengunjung blog Tawon setuju akan usulan itu, sedangkan cuma 5 persen menolak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar